Thinkway Logo
Hari Valentine dari Balada Tragis Hingga Perayaan Kasih Sayang (Sumber: Pixabay)

Hari Valentine dari Balada Tragis Hingga Perayaan Kasih Sayang

THINKWAY.ID – Februari indentik dengan perayaan hari kasih sayang. Momen peringatan Hari Valentine yang dirayakan setiap 14 Februari ini tidak hanya bisa ditujukan kekasih tetapi bisa ditujukan kepada orang tua, sahabat dan anak-anak tercinta.

Tak heran di berbagai negara merayakan Hari Valentine secara antusias. Peringatakan diberikan dalam bentuk pemberian bunga, kado, cokelat atau sekadar memberikan ucapan spesia.

Tapi dibalik pemberian ucapan dan hadiah, taukan kamu bagaimana asal usul atau sejarah dari Hari Valentine itu sendiri? Nah, supaya tidak penasaran, mari simak penjelasan lengkap di bawah ini.

Sejarah Hari Valentine

Perayaan Hari Valentine tercipta karena adanya kematian dari seorang imam atau uskup (pemimpin jemaat untuk agama Katolik di Roma) di Terni, Italia yang bernama Santo Valentine atau dikenal dengan nama Valentinus pada abad 270 M.

Valentinus merupakan pandeta yang taat dengan agamanya dan dan gemar membantu orang lain yang kesusahan. Sebagai salah seorang pendeta, St Valentine mengabdi kepada Kaisar Cladius II. Akan tetapi, Kaisar Cladius II memberikan titah bahwa para laki-laki yang masih melajang tidak diperbolehkan menikan dan wajib menjadi tentara.

Keputusan itu membuat St. Valentine menentang. Karena menggangap keputusan itu tidak adil. Karena pertentangan itu, Kaisar Cladius II, ST Valentine mendapatkan hukuman mati dengan cara dipenggal kepalanya.

Sebelum adanya proses hukuman mati tersebut, St. Valentine dimasukkan ke dalam penjara. Disana, St. Valentine sempat berusaha untuk menyembuhkan anak gadis dari kepala sipir penjara yang pada saat itu buta. Setelah anak gadis itu sembuh, kepala sipir penjara itu berniat untuk membalaskan jasanya dengan cara menyelundupkan sebuah surat. Surat itu ditulis langsung oleh St. Valentine yang jatuh cinta kepada anak gadis yang Ia sembuhkan.

Bahkan di dalam surat terakhirnya, sebelum akhirnya Ia dihukum mati, St. Valentine memberikan beberapa frasa penutup berupa “From Your Valentine” atau yang artinya “Dari Valentine-mu”. Karena ekspresi cinta yang ada di dalam surat tersebut uang pertama kali ditulis pada abad ke 15, membuat banyak orang lain meniru tindakan tersebut untuk menulis surat cinta dan puisi kepada orang-orang tersayang. Hingga pada abad ke 17, ada sebuah tradisi yang dilakukan untuk merayakan Hari Valentine di seluruh dunia. Perasaan tersebut berupa tulisan kartu ucapan dan juga surat cinta sampai bertukar hadiah.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.