Thinkway Logo
Tiga Tips Agar Tetap Aman Bermain Media Sosial

Tiga Tips Agar Tetap Aman Bermain Media Sosial

THINKWAY.IDGenks! Menurut laporan We Are Social, rata-rata masyarakat menghabiskan 1 jam 51 menit di berbagai jenis media sosial pada 2015. Durasi meningkat 30,65% menjadi 2 jam 25 menit pada 2021. Waktu yang dihabiskan oleh pengguna di berbagai negara sangat bervariasi. Tren ini lebih terlihat di negara berkembang, salah satunya Indonesia.

Memang, media sosial tempat yang asyik untuk menghabiskan waktu. Mulai dari scrolling timeline mantan, memantau fanpage bola kesukaan, hingga memposting kegiatan sehari-hari. Namun, di balik keseruan bermain media sosial, ada bahaya yang mengancam, mulai dari kejahatan siber seperti kebocoran data pribadi, peretasan, maupun kerusakan mental, hingga potensi berurusan dengan pihak yang berwajib.

Tim Thinkway merangkum beberapa kiat aman bermain media sosial agar terhindar dari berbagai kejahatan ataupun hal-hal yang merugikan lainnya.

Jangan Oversharing

Hal ini tentunya terkait dengan keamanan digital. Postingan yang sifatnya privasi kalau bisa dihindari ya, jangan sampai informasi pribadi menjadi konsumsi orang lain. Soalnya, data-data itu bisa disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Ada datanya nih, Genks! Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet) dalam Laporan Pelanggaran Triwulan I 2022 menyoroti keamanan digital menjadi salah satu masalah di Indonesia. Lembaga ini mencatat ada 48 insiden keamanan digital. Bentuk insiden keamanan digital tersebut meliputi kebocoran data pribadi, peretasan, impersonasi, hingga ancaman.

Bahkan, laporan itu menyebut sasarannya bukan hanya terjadi ke masyarakat biasa saja. Pemerintah dan swasta pun yang mempunyai sumber daya mumpuni tercatat juga gak luput dari rentannya keamanan digital yang ada.

Jauhi Akun Toksik

Kesehatan mental memang sangat penting untuk dijaga, untuk itu menghindari akun toksik adalah jawabannya. Sebab, di media sosial dengan banyaknya akun-akun rekomendasi netizen yang belum tentu cocok di-follow.

Soalnya, kita enggak bisa ngatur apa yang orang lain posting, baik itu tulisan, foto, maupun video. Daripada kesehatan mental kamu terganggu, lebih baik dihindari saja dan ikuti akun-akun yang bikin happy saja, Genks!

Hindari Overreacted

Jempolmu harimaumu. Begitulah kata netizen zaman sekarang. Mudah tersulut atas postingan orang lain sudah menjadi hal yang lumrah. Namun, alangkah baiknya, jika emosi sedang membuncah, tahan komentar kita di media sosial.

Bukan tanpa alasan, karena saat ini sudah ada Undang-Undang Informasi dan Elektronik (UU ITE) -dengan banyak pasal karetnya- dapat membuat kita berurusan dengan pihak kepolisian. Tentu kita tidak ingin berurusan dengan pihak berwajib gara-gara komentar atau postingan di media sosial.

Jadi, kalau mau tetap asyik dan aman di media sosial, jangan lupa hal-hal di atas, ya Genks!

 

administrator

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.