FOMO

FOMO Banget Nih, Gen Z Heboh Investasi Kripto, Bisa Cuan Nggak?

THINKWAY.ID – Saat ini generasi muda seperti Gen Z kiah ramai menggunakan instrument investasi kripto seiring asetkripto yang kian tenar di Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor per November 2025 telah mencapai 19,56 juta konsumen atau naik 2,5 % dibandingkan pada posisi Oktober 2025 lalu. Sayangnya, tidak sedikit generasi muda seperti Gen Z yang berinvestasi hanya karena ikut-ikutan atau karena takut ketinggalan sesuatu alias fear of missing out (FOMO), tanpa mendalami instrumen tersebut.

Co-founder Cryptowatch Christopher Tahir menilai, maraknya Gen Z yang FOMO berinvestasi pada kripto merupakan fenomena yang sangat wajar. Hal ini mengingat banyak sekali influencer kripto yang menjual sisi kemewahan dan kekayaan dari hasil investasi tersebut.

Baca Juga: https://thinkway.id/kiat-belajar-crypto-bagi-pemula-dengan-cuan-maksimal/

“Sehingga ini membuat banyak sekali Gen Z ataupun termasuk generasi millennial yang cenderung untuk mencari cara agar bisa cepat kaya, agar bisa cepat keluar dari rat race. Tentunya salah satu kendaraannya adalah kripto,” kata Christopher, saat dihubungi detikcom, Senin (12/1/2026).

Meski menurutnya bukan tidak mungkin investasi kripto menghasilkan cuan yang besar, namun masyarakat juga perlu dipahami bahwa kripto merupakan investasi dengan risiko tinggi.

“Dengan beli kripto, ada juga risiko yang dapat menghilangkan dana investasi kita. Sehingga menurut saya ada baiknya untuk dipelajari terlebih dahulu apa yang diinvestasikan agar tidak nyangkut ke koin-koin yang tidak jelas. Dikarenakan banyak koin-koin yang tidak jelas ini bisa saja hilang dalam waktu 1 menitan. Jadi sangat penting untuk cek dan recheck dari koin yang kita beli,” ujarnya.

Lakukan Riset Sebelum Memutuskan Membeli

Sementara itu, pengamat kripto, Desmond Wira mengatakan, fenomena FOMO investasi sejatinya tidak hanya terjadi pada instrumen kripto, melainkan semua jenis aset yang mengalami kenaikan harga tajam seperti saham, emas, dan lainnya.

“Saat harga naik tajam, pada berbondong-bondong membeli aset tersebut, tanpa melihat risikonya, fundamentalnya, bahkan banyak yang tidak tahu apa sebenarnya yang dibeli, asal ikut. Istilahnya FOMO, yang ia tahu dan inginkan cuma harga akan naik lagi, dapat profit. Padahal belum tentu, bisa jadi malah ambrol,” jelas Desmond dihubungi terpisah.

Menurutnya, kondisi tersebut juga diperparah dengan adanya influencer yang sering kali melakukan pom-pom aset tersebut. Alhasil, saat harga aset tersebut ambruk banyak yang merasa ditipu influencer tersebut.

Baca Juga: https://thinkway.id/pas-nggak-sih-beli-iphone-16-di-masa-sekarang/

“Hal ini bukan pula kematangan finansial. Tapi cuma sifat serakah dari investor yang tidak mau melakukan analisis atau riset tentang aset berisiko yang mau dibeli,” kata dia.

Menurutnya, setiap investor seharusnya melakukan riset mendalam sebelum memutuskan membeli aset tertentu, jangan sampai hanya FOMO atau bahkan percaya pada sembarang influencer. Sebab, bagaimanapun influencer itu merupakan orang asing.

“Idealnya kita harus melakukan riset sendiri, sesuai profil risiko kita sendiri. Untuk itulah sangat penting meningkatkan literasi finansial diri kita sendiri,” ujarnya. (shc/eds/*)

Related Posts
3 Resolusi Tahun Baru yang Paling Sering Dibuat Tapi Nggak Pernah Tercapai

Faktanya, banyak orang yang membuat resolusinya doang tanpa bekerja keras agar resolusinya tercapai.

Tiga Jenis Tembakau Paling Dicari

Indonesia merupakan negeri tembakau karena banyaknya varietas yang ada serta tradisi menanamnya yang sudah lama dilakukan.

Save The Water, Drink Wine Together

Di Indonesia, wine mulai populer untuk dikonsumsi. Dulu, kebiasaan minum wine itu disebutnya fancy atau kategori elite, kini sudah lumrah Read more

Kiat Sukses Terjun di Dunia NFT

Buat kalian yang ingin mencoba peruntungan di dunia NFT, bisa kalian coba tips berikut ini. Yang pasti jangan dulu berharap Read more

Redaksi

About Author

You may also like

FOMO

3 Resolusi Tahun Baru yang Paling Sering Dibuat Tapi Nggak Pernah Tercapai

Faktanya, banyak orang yang membuat resolusinya doang tanpa bekerja keras agar resolusinya tercapai.
FOMO

Tiga Jenis Tembakau Paling Dicari

Indonesia merupakan negeri tembakau karena banyaknya varietas yang ada serta tradisi menanamnya yang sudah lama dilakukan.