Thinkway Logo
Wahai Wisatawan Candi Borobudur, Please Nggak Usah Norak

Wahai Wisatawan Candi Borobudur, Please Nggak Usah Norak

THINKWAY.IDIndonesia memiliki banyak situs bersejarah, salah satu yang mendunia adalah Candi Borobudur. Monumen Buddha terbesar di dunia ini ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO tahun 1991 serta pernah masuk ke dalam tujuh keajaiban dunia.

Dibangun pada masa Dinasti Syailendra antara tahun 780-840. Pada masa itu Dinasti Syailendra merupakan dinasti yang berkuasa. Dibangun sebagai tempat pemujaan Budha dan tempat ziarah. Kemudian ditemukan oleh pasukan Inggris pada tahun 1814 dibawah pimpinan Sir Thomas Stanford Raffles.

Kemegahan dan keindahannya menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara untuk berkunjung. Bahkan om Richard Gere yang main di film Pretty Woman dan pemenang penghargaan Golden Globe juga pernah berkunjung.

Tapi nih genks, dibalik segala keindahan salah satu candi terbesar di Indonesia ada hal yang bikin miris loh. Candi Borobudur sekarang dinilai memiliki kerentanan akibat maraknya aksi vandalisme, perilaku buang sampah sembarangan hingga tangan jail yang suka merogoh-rogoh stupa. Norak tau gak sih perilaku-perilaku yang gak bertanggung jawab begini.

Dalam sebuah penelitian Djulianto Susantio di tahun 1985 berjudul “Pengunjung dan Masalah Konservasi Candi Borobudur” menyebutkan bahwa fondasi tanah di bawah bangunan itu labil karena dibangun di area bukit yang dipangkas bagian atasnya.

Karena kerentanan tersebut, Balai Konservasi Borobudur sudah melakukan kajian mengenai daya dukung fisik atau physical carrying capacity. Dari situ ditentukan kapasitas ideal kunjungan turis ke area candi dalam sehari adalah 1.259 orang. Terus juga wisatawan harus ditemani dengan pemandu dan memakai sandal khusus biar gak merusak struktur candi.

Nah ini juga penting nih genks, kalian harus tahu kalau Candi Borobudur itu bukan cuma dibuka untuk tujuan wisata aja, tapi juga difungsikan untuk tempah ibadah umat Buddha. Kita harus menghormati mereka yang sedang beribadah, jangan sampai yang lagi beribadah itu terganggu sama aktivitas kita yang berisik dan jalan-jalan sembarangan di area peribadatan.

Jadi genks sebagai orang Indonesia yang bangga akan keberadaan Candi Borobudur, bisa dimulai dari berperilaku yang baik dalam berwisata ke Candi Borobudur maupun tempat-tempat wisata situs bersejarah lainnya. Inget loh Candi Borobudur itu gak bisa dibikin dua kali.

administrator

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.