Thinkway Logo
Presien Joko Widodo Ultah, Petani Tembakau Minta Dilindungi

Presiden Joko Widodo Ultah, Petani Tembakau Minta Dilindungi

THINKWAY.ID – Di momentum ulang tahun Presiden Joko Widodo yang jatuh tempat pada, Rabu 21 Juni 2023 ini, banyak doa dan harapan diberikan untuk orang nomor satu di Indonesia yang usianya genap 62. Perayaan ultah presiden ini semakin menarik karena dirayakan dengan dicabutnya status pandemi Covid-19 dan ditengah hiruk piruknya pembahasan RUU Kesehatan Omnibus law.

Doa dan harapan bagi bapak tiga orang anak ini disampaikan oleh sejumah petani tembakau sebagai wujud harapan agar Jokowi diberikan kesehatan dan kebahagiaan. Tak luput disampaikan juga harapan agar petani tembakau di Indonesia dapat dilindungi dari regulasi yang menghimpit.

“Semoga pak Jokowi selalu diberikan keberkahan diusianya saat ini. Berkah juga bagi para petani tembakau, khususnya pasal-pasal dalam RUU Kesehatan seperti pasal 154, 155 dan 156 dapat dihapus,” kata Ketua DPD Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Suryana saat dihubungi Thinkway.id, Rabu (21/06).

Suryana melanjutkan, meski RUU Kesehatan sudah dibahas dalam tingkat I pada sidang RDPU DPR RI, namun belum ada rasa lega yang mendalam karena petani belum melihat langsung apakah draf RUU Kesehatan terkait tembakau disejajarkan dengan narkotika sudah dihapus. “Kami berharap, sekali lagi di momentum ulang tahun presiden Jokowi dapat memberikan kepastian kepada kami. Petani tembakau ingin bangkit karena hanya tembakau adalah mata pencaharian kami,” harapnya.

Senada dengan Suryana, Sekjen Pemuda Tani Indoensia (PTI) Suroyo, juga menyampaikan doa kepada Presiden Jokowi dan harapan untuk petani khususnya petani tembakau. ” Semoga pak Jokowi diberikan kesehatan dan bahagia. Khususnya untuk petani tembakau, semoga bapak selalu melindungi kami para petani khususnya petani tembakau wajib sejahtera,” singkatnya.

Tidak Ada Perayaan Khusus

Dikutip dari laman, CNN Indonesia, Persiden Jokowi mengatakan tak akan ada perayaan khusus untuk usia barunya. Dia berkata tak pernah merayakan ulang tahun sejak kecil.

“Saya enggak pernah ulang tahun. Saya orang desa, enggak pernah ulang tahun sejak lahir sampai sekarang,” kata Jokowi di Gresik, Selasa (20/6). Jokowi lahir di Rumah Sakit Brayat Minulyo, Surakarta, Jawa Tengah pada 21 Juni 1961. Ia merupakan anak sulung dari pasangan Widjiatno Notomihardjo dan Sudjiatmi. Ia lahir dengan nama Mulyono. Karena Mulyono sering mengalami sakit, kedua orang tuanya mengganti nama menjadi Joko Widodo.

Jokowi menempuh pendidikan dasar hingga akhir di Surakarta. Lalu ia berkuliah di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia lulus setelah menulis skripsi berjudul Studi tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis pada Pemakaian Akhir di Kodya Surakarta. Usai menyelesaikan pendidikan, Jokowi sempat bekerja di BUMN PT Kertas Kraft Aceh. Ia juga pernah bekerja di CV Roda Jati, perusahaan di bidang kayu milik pamannya.

Pada 1988, Jokowi mendirikan perusahaan mebel CV Rakabu. Di bisnis itulah ia dipertemukan dengan pria berkebangsaan Prancis Bernard Chene. Bernard adalah orang yang memberi nama “Jokowi” untuk Joko Widodo. Ia memiliki tiga anak, yaitu Gibran Rakabuming Raka, Kahiyang Ayu, dan Kaesang Pangarep. Gibran ikut terjun ke politik dengan menjadi Wali Kota Solo pada 2020. Menantu Jokowi yang merupakan suami Kahiyang, Bobby Nasution juga berpolitik dengan menjadi Wali Kota Medan di tahun yang sama.

Jokowi masuk politik di awal reformasi. Ia ikut Pemilihan Wali Kota Solo pada 2005. Berpasangan dengan FX Hadi Rudyatmo, Jokowi terpilih dua kali arbagai Wali Kota Solo. Setelah sukses menaklukkan Solo, Jokowi diboyong PDIP ke DKI Jakarta. Jokowi dipasangkan dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk ikut di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2012.

Jokowi-Ahok sukses menaklukkan petahana Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli. Mereka menang setelah dua putaran. Belum habis masa jabatan di DKI, Jokowi lompat ke tingkat nasional. PDIP mengusungnya sebagai calon presiden pada Pilpres 2014. Berpasangan dengan Jusuf Kalla (JK), Jokowi mampu mengalahkan pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Pada 2019, Jokowi kembali ikut pilpres dan berhadapan dengan Prabowo. Berstatus petahana, Jokowi menang pilpres setelah merengkuh 55,5 persen suara.

Saat ini, Jokowi menjalani sisa masa jabatan sekitar 1,5 tahun. Dia berkomitmen memastikan pergantian presiden tetap menjaga keberlangsungan pembangunan. Ia pun menyebut siap cawe-cawe untuk mewujudkan hal itu.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.