THINKWAY.ID Banjir Bukan Penghalang, Pasangan Pengantin di Pali Gelar Resepsi Pernikahan- Banjir bukan penghalang bagi pasangan pengantin di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Sempat viral di media sosial, pengantin ini tetap fokus melaksanakan resepsi pernikahan meski acara sakral itu merendam setinggi lutut orang dewasa.
Banjirpun, tidak menghalangi acara resepsi, kedua mempelai tetap santai menjalani rangkaian acara, seperti dilansir detik.com, Senin (9/2).
Menariknya, kedua pengantin terlihat menaiki perahu yang dinakhodai seorang kerabat untuk menuju lokasi acara. Tak hanya itu, pesta pernikahan tersebut juga tetap menyajikan hiburan musik tanjidor.
Para pemain tanjidor yang berjumlah sekitar enam orang terlihat berjalan kaki menerjang banjir untuk mengiringi pengantin menuju pelaminan. Mereka tetap memainkan musik secara maksimal meski kondisi lokasi tergenang air.
Selain para pemain tanjidor, tamu undangan juga tampak rela menerjang banjir demi menghadiri pesta pernikahan pasangan Nanda dan Ani tersebut.
Pernikahan ini berlangsung di Desa Pandan, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI. Saat resepsi digelar, Sungai Lematang diketahui masih meluap sehingga sejumlah desa di wilayah tersebut masih terdampak banjir.
Kepala Desa Pandan, MG Nisar, mengatakan meski banjir masih terjadi, kedua mempelai tetap memilih melaksanakan resepsi pernikahan. Ia menyebut musik tanjidor merupakan tradisi khas masyarakat Tanah Abang, PALI.
“Tanjidor ini sudah menjadi budaya lokal di PALI yang biasa mengiringi pengantin menuju pelaminan. Walaupun sedang banjir, tidak menyurutkan pengantin untuk tetap resepsi, dan pemain tanjidor juga tetap menghibur tamu yang datang,” kata Nisar.
Baca Juga: https://thinkway.id/upacara-pernikahan-tembakau-tradisi-unik-di-lereng-gunung-sumbing-magelang/