Data & Kebijakan Potret

Sponspor dan Beriklan Produk Rokok Bisa Masuk di Pasar, Asosiasi Pedagang Sambut Baik Keputusan Pemkab Kulon Progo

Menerawang Ancaman Larangan Total Iklan Rokok terhadap Keberlangsungan Industri Ekonomi Kreatif (Mockup: Conor Lyons)

THINKWAY.IDPemerintah Kabupaten Kulon Progo merevisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dalam perda yang direvisi ini membawa angin segar bagi masyarakat dan meningkatkan perputaran ekonomi. Demikian disampaikan Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Percontohan Sentolo, Yani.

Menurut Yani, Perda KTR yang direvisi pada Desember 2025 lalu ini, membuka peluang masuknya kembali iklan dan sponsorship rokok di wilayah Kulon Progo, yang diyakini mampu menghidupkan kembali pasar tradisional dan meningkatkan perputaran ekonomi rakyat.

“Kami sedang menyiapkan kegiatan senam di Pasar Sentolo Baru dengan sponsor rokok. Harapannya pasar yang kini sepi bisa kembali ramai, ada aktivitas, dan ekonomi berputar,” ujar Yani dalam acara Sosialisasi Perda Kulon Progo Nomor 16 Tahun 2021 di Kaliagung, Sentolo, yang dilansir dari antaranews.com, Senin (9/2).

Hal senada disampaikan pedagang asal Salamrejo, Murwanto, yang berharap pasar kembali meriah seperti sebelum adanya larangan iklan dan sponsor rokok.

“Kalau ada sponsor rokok, bisa ada dangdutan di pasar lagi. Pasar jadi ramai, masyarakat datang, belanja, dan ekonomi bergerak,” tuturnya.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kulon Progo, Yuliyantoro, menegaskan bahwa Perda KTR yang baru telah mengakomodasi keberadaan iklan dan sponsorship rokok.

Ia berharap kebijakan ini mampu mendukung pasar rakyat agar lebih hidup.”Dengan kelonggaran ini, iklan rokok bisa masuk ke pasar tradisional. Event-event dengan sponsor rokok akan kembali meramaikan pasar,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Perdagangan Kulon Progo, Miya, mengakui bahwa selama ini iklan di pasar tradisional hanya didominasi produk makanan dan minuman.Dengan adanya ruang bagi iklan rokok, diharapkan keberagaman promosi meningkat dan mampu menarik lebih banyak pengunjung.

“Harapannya semakin banyak kegiatan yang bisa menarik masyarakat berkunjung ke pasar, sehingga ekonomi pasar rakyat terus bergerak,” katanya.

Revisi Perda KTR ini menjadi momentum penting bagi pedagang pasar tradisional di Kulon Progo.Sponsorship rokok dinilai bukan hanya sekadar promosi, tetapi juga pemicu kegiatan sosial dan budaya yang dapat menghidupkan suasana pasar.Dengan dukungan regulasi, pedagang berharap pasar rakyat kembali menjadi pusat interaksi ekonomi dan budaya masyarakat. (*)

Baca Juga: https://thinkway.id/asosiasi-minta-dilibatkan-dprd-pekanbaru-proses-pembuatan-perda-ktr/#google_vignette

Baca Juga: https://thinkway.id/bea-cukai-asistensi-pemanfaatan-dana-bagi-hasil-cukai-hasil-tembakau/

Related Posts
Dinas Perkebunan Jambi Lirik Potensi Tembakau Rakyat

Potensi komoditi perkebunan tembakau (tobacco) di Provinsi Jambi, terutama di tiga daerah penghasil, seperti Kabupaten Merangin, Kota Sungai Penuh, dan Read more

Jejak Yap Kay Tjay, Pemburu Tembakau Asal Tiongkok

Ratusan tahun, penjelajah dari berbagai negara Eropa, Tiongkok, Jepang, Timur Tengah dan lain-lain berebut masuk di daratan nusantara. Mereka tertarik Read more

Kartunis 30 Negara Bakal Unjuk Gigi di Wisma Perdamaian

Semarang akan menjadi tuan rumah pameran kartun internasional bertajuk "International Tobacco Cartoon Exhibition 2017". Pameran ini merupakan agenda kerjasama Gold Read more

Rahasia Sigaret Kretek Lintingan Tangan Wanita

"Mengapa semua pelinting di sini adalah perempuan, bukan tidak ada maksud dan tujuan. Ada sentuhan berbeda dibanding dengan tangan laki-laki," Read more

Redaksi

About Author

You may also like

Potret

Dinas Perkebunan Jambi Lirik Potensi Tembakau Rakyat

Potensi komoditi perkebunan tembakau (tobacco) di Provinsi Jambi, terutama di tiga daerah penghasil, seperti Kabupaten Merangin, Kota Sungai Penuh, dan
Potret Tradisi

Jejak Yap Kay Tjay, Pemburu Tembakau Asal Tiongkok

Ratusan tahun, penjelajah dari berbagai negara Eropa, Tiongkok, Jepang, Timur Tengah dan lain-lain berebut masuk di daratan nusantara. Mereka tertarik