Dampak Larangan Iklan Tembakau terhadap Pendapatan Media Digital
Media digital di Indonesia menghadapi tantangan besar dengan adanya penerapan larangan iklan produk tembakau dalam Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Kesehatan yang segera disahkan.
Media digital di Indonesia menghadapi tantangan besar dengan adanya penerapan larangan iklan produk tembakau dalam Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Kesehatan yang segera disahkan.
Selepas masa pandemi COVID-19, ekosistem pertembakauan di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan. Salah satu yang menonjol adalah Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Kesehatan yang dikhawatirkan dapat mengganggu iklim ekosistem pertembakauan.
Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Kesehatan sedang menjadi perbincangan serius di ekosistem pertembakauan. Dampak RPP Kesehatan langsung dirasakan oleh produksi industri tembakau sehingga mengkhawatirkan keberlangsungan tenaga kerja di ekosistem pertembakauan.
Sejumlah pemangku kepentingan mengusulkan agar pasal mengenai tembakau dipisahkan dari RPP saat ini dan dikembangkan menjadi regulasi tersendiri.
Aceh tidak hanya dikenal karena kekayaan alamnya, tetapi juga karena warisan budayanya yang kaya, termasuk Tembakau Gayo. Produk unggulan ini tumbuh di dataran tinggi Gayo dan menjadi salah satu komoditas yang melekat dengan identitas masyarakat Aceh.
Produksi tembakau di Ngawi menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam dua tahun terakhir, menurut laporan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP). Kepala Bidang Perkebunan dan Hortikultura DKPP Ngawi, Hendro Budi Suryawan, mengungkapkan bahwa peningkatan terjadi baik pada luas lahan tanam maupun hasil panennya.
Para pekerja industri tembakau mendesak pemerintah untuk tidak menaikkan tarif cukai sigaret kretek tangan (SKT) pada tahun 2025.
Para petani tembakau di Lereng Sumbing sedang merasakan kebahagiaan karena telah tiba masa tanam tembakau.
Kabupaten Bojonegoro memiliki sejarah panjang sehubungan dengan tembakau, bahkan lambang kabupaten dahulu menggambarkan tanaman semusim tersebut. Lalu, bagaimana perkembangan tembakau di Bojonegoro?
Elemen hulu hingga hilir IHT mulai dari petani tembakau, petani cengkeh, pekerja, pabrikan, hingga konsumen, bersatu menjaga keberlangsungan.