PERSONA Tradisi

Mengenal Haji Djamhari, Sosok Pencipta Rokok Kretek di Indonesia

Ilustrasi: Cengkih campuran rokok kretek by pexels

THINKWAY.ID – Adalah Haji Djamhari yang  diyakini menciptakan rokok kretek di Indonesia, sosok legendaris yang tinggal di Kota Kudus pada abad ke-19. Ia diyakini sebagai penemu atau peracik pertama kretek. Awalnya Djamhari mangaku sakit dada yang diduga karena asma. Ia pun mengambil minyak cengkeh dan mengoleskannya di dada dan punggung. Hasilnya, mujarab. Rasa sakit di dadanya berkurang.

Melihat penemuan itu, ia langsung meningkatkan dengan mengunyah cengkeh. Ternyata hasil lebih baik dirasakannya. Merasakan hasil yang maksimal, ia pun merajang cengkeh hingga halus kemudian ditaburkannya pada tembakau yang ia gunakan untuk merokok. Dan lagi-lagi, cengkeh yang dikombinasikan dalam tembakau tersebut, membuat penyakitnya sembuh.

Baca Juga: https://thinkway.id/kisah-pabrik-rokok-di-serial-gadis-kretek-dimulai-di-magelang/

Penemuan berhasil, ia lantas menyerbarluaskannya. Orang-orang yang dikenalinya mulai mencoba tembakau cengkeh. Kretek merupakan kombinasi tembakau dan cengkeh. Sedangkan kata ‘Kretek’ didapat dari bunyi gemeretak cengkeh yang timbul ketika rokok dibakar.

Tren ini berlangsung cepat dalam beberapa tahun kemudian di mana rokok kretek mulai diproduksi secara komersial. Djamharimulai memproduksi dan memasarkan penemuannya. Dengan meningkatnya popularitas kretek, berbagai industri rumahan turut menjamur memproduksi rokok kretek.

Baca Juga: https://thinkway.id/divine-kretek-temuan-ilmiah-rokok-sehat-sebagai-kontra-narasi-tehadap-anti-tembakau/#google_vignette

Kretek temuan Haji Djamhari ternyata sangat digemari masyarakat, sehingga terus berkembang. Dari Kudus pembuatan kretek menjalar ke kota-kota lain meliputi Semarang, Surakarta bahkan melintas ke Jawa Timur. Produsennya pun tidak hanya kalangan pribumi, tetapi juga keturunan China. Mungkin Djamhari tidak pernah menyangka idenya soal rokok kretek bisa menjelma menjadi sebuah industri besar. Tentu dengan penyempurnan dan pengembangan di sana sini. (Bersambung)

Related Posts
Main Layangan, Cara Petani Tembakau Minta Hujan

Warga Desa Kotanyar Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo, ramai-ramai lomba bermain layang-layang raksasa. Permainan layang-layang raksasa ini diberi nama Toancak. Tradisi ini Read more

Dinas Perkebunan Jambi Lirik Potensi Tembakau Rakyat

Potensi komoditi perkebunan tembakau (tobacco) di Provinsi Jambi, terutama di tiga daerah penghasil, seperti Kabupaten Merangin, Kota Sungai Penuh, dan Read more

Jejak Yap Kay Tjay, Pemburu Tembakau Asal Tiongkok

Ratusan tahun, penjelajah dari berbagai negara Eropa, Tiongkok, Jepang, Timur Tengah dan lain-lain berebut masuk di daratan nusantara. Mereka tertarik Read more

Rahasia Sigaret Kretek Lintingan Tangan Wanita

"Mengapa semua pelinting di sini adalah perempuan, bukan tidak ada maksud dan tujuan. Ada sentuhan berbeda dibanding dengan tangan laki-laki," Read more

Redaksi

About Author

You may also like

Tradisi

Main Layangan, Cara Petani Tembakau Minta Hujan

Warga Desa Kotanyar Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo, ramai-ramai lomba bermain layang-layang raksasa. Permainan layang-layang raksasa ini diberi nama Toancak.  Tradisi
Potret Tradisi

Jejak Yap Kay Tjay, Pemburu Tembakau Asal Tiongkok

Ratusan tahun, penjelajah dari berbagai negara Eropa, Tiongkok, Jepang, Timur Tengah dan lain-lain berebut masuk di daratan nusantara. Mereka tertarik