THINKWAY.ID – Selalu berhati – hati dan menjaga barang bawaan agar tidak tertinggal atau berpindah tangan! kalimat ini wajib disampaikan petugas commuterline (KAI) saat pintu kereta hendak dibuka atau ditutup. Namun kejadian naas pun tak terelakkan saat seorang pria mengungkapkan bahwa istrinya menjadi korban percobaan pencopetan dengan modus menyilettas sebanyak dua kali dalam kurun waktu dua bulan. Kejadian terbaru terjadi pada Rabu pagi (28/1) di KRL rute Bogor–Jakarta.
Dilansir dari JakartaTerkini, Jumat 30 Januari 2026, Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan akun Threads mfathoriq__, yang menceritakan kronologi kejadian sekaligus mengimbau penumpang lain agar lebih waspada saat menggunakan KRL, khususnya di jam sibuk pagi hari.
Pada kejadian pertama, korban dilaporkan kehilangan telepon genggam. Sementara pada kejadian kedua, tidak ada barang yang hilang meski tas korban kembali tersilet.

Percobaan pencopetan terbaru terjadi saat korban berangkat kerja dengan rute UI–Kalibata. Kereta mulai padat saat memasuki Stasiun Lenteng Agung, di mana korban mencurigai seorang pria yang berdiri sangat dekat dengan posisi tangan berada di atas korban serta mengeluarkan bau keringat menyengat.
Kecurigaan bertambah saat kereta berhenti di Stasiun Pasar Minggu, ketika dua pria lain naik dengan ciri mengenakan topi dan memiliki tato di lengan. Berdasarkan keterangan, korban berada dalam posisi diapit oleh tiga orang di tengah kondisi kereta yang sangat padat.
Baca Juga:https://thinkway.id/menteri-purbaya-mau-rokok-ilegal-diberi-pita-cukai-begini-respon-apti/
Diduga, aksi penyiletan tas terjadi di antara Stasiun Lenteng Agung hingga Pasar Minggu, saat situasi rush hour membuat korban tidak merasakan langsung kejadian tersebut. Tas korban baru diketahui telah tersilet saat turun di Stasiun Kalibata.
Kejadian ini terjadi di Gerbong 7 KA 1891, tepatnya di pintu paling belakang, pada rentang waktu 06.30–07.00 WIB. Pelapor berharap kejadian ini menjadi perhatian bersama agar penumpang KRL lebih waspada terhadap modus pencopetan serupa.(*)