THINKWAY.ID – Di tangan para peneliti limbah putung rokok yang selama ini menjadi masalah lingkungan disulap menjadi bahan yang bermanfaat dan memiliki nilai yang diperhitungkan. Sebuah terobosan ilmiah terbaru berhasil mengubah limbah tersebut menjadi material karbon berkualitas tinggi yang mampu menyimpan energi dengan cepat dan tahan lama.
Tim peneliti yang dipimpin Dr. Leichang Cao dari Henan University (HENU) mengembangkan metode untuk mengubah filter rokok menjadi elektroda karbon. Inovasi ini menyasar komponen penyimpanan energi modern, khususnya superkapasitor, yang dikenal karena kemampuannya mengisi daya dalam waktu singkat seperti dikutip media indonesia, Senin 26 Januari 2026.
Mengolah Selulosa Menjadi Karbon Berpori
Banyak filter rokok sulit terurai karena terbuat dari selulosa asetat. Selain sulit hancur, filter yang dibuang sembarangan dapat melepaskan nikotin dan logam berat ke tanah serta saluran air.
Dalam studi yang diterbitkan di jurnal Energy & Environment Nexus, tim HENU mengubah filter tersebut menjadi biochar melalui dua tahap pemanasan. Tahap pertama dilakukan dalam air bertekanan untuk membentuk bola-bola karbon, diikuti tahap kedua yang menggunakan basa kuat untuk menciptakan jaringan saluran mikroskopis.
Jaringan pori inilah yang menjadi kunci performa. “Pekerjaan kami menunjukkan puntung rokok bukan sekadar masalah polusi, tetapi juga sumber daya karbon yang berharga,” ujar Cao.
Performa Tinggi untuk Teknologi Masa Depan
Berdasarkan laporan tahun 2026, terdapat sekitar delapan juta ton limbah puntung rokok setiap tahunnya di seluruh dunia. Material karbon hasil olahan tim HENU terbukti memiliki luas permukaan yang sangat besar, memberikan ruang lebih bagi muatan listrik untuk terkumpul.
Dalam pengujian perangkat penuh, material ini mampu menghasilkan daya puncak sekitar 170 watt per pon. Performa ini sangat cocok untuk perangkat yang membutuhkan lonjakan energi singkat, seperti alat pertukangan, penyeimbang jaringan listrik, hingga sistem transportasi tertentu.
Selain strukturnya, tim juga memodifikasi kimia karbon dengan menambahkan atom nitrogen dan oksigen. Penambahan ini membantu elektron bergerak dengan hambatan lebih rendah dan meningkatkan interaksi material dengan cairan berbasis air di dalam perangkat.
Tantangan Ekonomi Sirkular
Pemanfaatan limbah puntung rokok sebagai bahan baku merupakan langkah nyata menuju ekonomi sirkular, di mana limbah lingkungan diubah menjadi aset teknologi. Selain mengurangi sampah, metode ini dapat menekan biaya produksi dan emisi dibandingkan menggunakan material tambang.
“Studi ini menyoroti solusi sirkular di mana beban lingkungan menjadi aset teknologi,” kata Cao.
Meski demikian, implementasi skala besar masih menghadapi tantangan logistik, terutama dalam pengumpulan sampah yang tersebar dan pengendalian residu asap selama pemrosesan. Hingga uji coba skala industri dilakukan, inovasi ini tetap menjadi solusi menjanjikan untuk menghasilkan perangkat pengisian daya cepat dari bahan yang selama ini dianggap tidak berguna

