Potret

Perkebunan Tembakau jadi Tempat Wisata, Sajikan Pemandangan Hijau Bikin Adem Lur!

Panen tembakau di lereng gunung
Mulai Mei, petani di Temanggung, Jawa Tengah memasuki masa tanam tembakau

THINKWAY.ID – Pekebunan tembakau di Indonesia tidak hanya menawarkan ketahanan ekonomi bagi petani. Pekebunan tembakau saat musim tanam dan mendekati panen menawarkan pemandangan yang menarik. Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (Jateng) misalnya menjadi daerah yang memiliki objek wisata dengan pemandangan sejuk. Salah satunya adalah di Candi Sari, Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo.

Di Kawasan wisata itu, pengunjung dapat menikmati kesejukan dan keindahan hamparan hijau tanaman tembakau. Pada Maret hingga September, tembakau akan menjadi tanaman yang menjadi andalan perkebunan di wilayah Cepogo, termasuk di Gedangan, seperti dilansir espos.id, Rabu (11/2).

Hampir di setiap kebun yang ada di sepanjang jalur menuju Candi Sari, atau di kebun-kebun lain yang ada di Desa Gedangan, akan terlihat tanaman berdaun lebar, bahan baku pembuatan rokok tersebut.

Jika berkunjung di kawasan wisata di Boyolali tersebut pada masa panen tembakau, Anda akan bisa menyaksikan pemandangan aktivitas petani tembakau dalam mengolah hasil bumi mereka.

Tugu Tembakau

Hamparan tanaman tembakau terlihat di sejumlah lokasi di lereng Gunung Merapi, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali. (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

Bahkan untuk menguatkan wilayah lereng Merapi-Merbabu sebagai penghasil tembakau, di wilayah Cepogo juga berdiri tugu tembakau. Letaknya ada di tepi jalan utama Boyolali-Selo, tepatnya di Dukuh Candi Petak, Desa Genting, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali. Dari tugu tembakau itu, juga bisa disaksikan hamparan tembakau yang ditanam di bukit-bukit saat masa tanam.

Pada Maret-September, tembakau menjadi tanaman andalan di wilayah Cepogo. Sebab saat musim kemarau, hanya tanaman tembakau yang dinilai bisa bertahan hidup. Sedangkan saat tanaman tembakau sudah dipanen, petani akan menanam tanaman lain, yakni bawang merah.

“Setelah September, nanti mulai bawang merah. Bawang merah itu November tanam, 75 hari akan panen. Setelah itu selang satu bulan tanam lagi. Setelah panen kedua langsung tembakau,” kata petani tembakau lain, Sutar.

Saat itu Sutar sesang memberi obat pada pangkal batang daun tembakaunya. Satu per satu pangkal batang daun tembakau dia kucuri dengan cairan khusus. Tujuannya agar tidak tumbuh daun-daun kecil yang akan mengurangi kualitas daun utama tembakau.

Meski belum memasuki masa panen secara keseluruhan, pemandangan para petani menjemur daun tembakau di kanan kiri menuju kawasan wisata Candi Sari Boyolali juga sudah tampak.

Daun yang dijemur adalah daun yang paling bawah. Cara penjemurannya tidak dengan dirajang dulu, namun dijemur satu daun utuh atau dikenal dengan istilah didendeng.

Di depan rumah warga, dibuat perancah dari bambu, untuk mengaitkan daun-daun tembakau yang didendeng tersebut.

 

Related Posts
Dinas Perkebunan Jambi Lirik Potensi Tembakau Rakyat

Potensi komoditi perkebunan tembakau (tobacco) di Provinsi Jambi, terutama di tiga daerah penghasil, seperti Kabupaten Merangin, Kota Sungai Penuh, dan Read more

Jejak Yap Kay Tjay, Pemburu Tembakau Asal Tiongkok

Ratusan tahun, penjelajah dari berbagai negara Eropa, Tiongkok, Jepang, Timur Tengah dan lain-lain berebut masuk di daratan nusantara. Mereka tertarik Read more

Kartunis 30 Negara Bakal Unjuk Gigi di Wisma Perdamaian

Semarang akan menjadi tuan rumah pameran kartun internasional bertajuk "International Tobacco Cartoon Exhibition 2017". Pameran ini merupakan agenda kerjasama Gold Read more

Rahasia Sigaret Kretek Lintingan Tangan Wanita

"Mengapa semua pelinting di sini adalah perempuan, bukan tidak ada maksud dan tujuan. Ada sentuhan berbeda dibanding dengan tangan laki-laki," Read more

Redaksi

About Author

You may also like

Potret

Dinas Perkebunan Jambi Lirik Potensi Tembakau Rakyat

Potensi komoditi perkebunan tembakau (tobacco) di Provinsi Jambi, terutama di tiga daerah penghasil, seperti Kabupaten Merangin, Kota Sungai Penuh, dan
Potret Tradisi

Jejak Yap Kay Tjay, Pemburu Tembakau Asal Tiongkok

Ratusan tahun, penjelajah dari berbagai negara Eropa, Tiongkok, Jepang, Timur Tengah dan lain-lain berebut masuk di daratan nusantara. Mereka tertarik