Potret

Pria Ini Ungkap Istrinya Korban Pencopetan, Tas Dua Kali Disilet Rute KRL Bogor – Jakarta

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 75

THINKWAY.ID – Selalu berhati – hati dan menjaga barang bawaan agar tidak tertinggal atau berpindah tangan! kalimat ini wajib disampaikan petugas commuterline (KAI) saat pintu kereta hendak dibuka atau ditutup. Namun kejadian naas pun tak terelakkan saat seorang pria mengungkapkan bahwa istrinya menjadi korban percobaan pencopetan dengan modus menyilettas sebanyak dua kali dalam kurun waktu dua bulan. Kejadian terbaru terjadi pada Rabu pagi (28/1) di KRL rute Bogor–Jakarta.

Dilansir dari JakartaTerkini, Jumat 30 Januari 2026, Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan akun Threads mfathoriq__, yang menceritakan kronologi kejadian sekaligus mengimbau penumpang lain agar lebih waspada saat menggunakan KRL, khususnya di jam sibuk pagi hari.

Baca Juga: https://thinkway.id/peneliti-universitas-brawijaya-nilai-wacana-tambah-lapisan-cukai-rokok-dikhawatirkan-berisiko-gerus-penerimaan-negara/

Pada kejadian pertama, korban dilaporkan kehilangan telepon genggam. Sementara pada kejadian kedua, tidak ada barang yang hilang meski tas korban kembali tersilet.

Percobaan pencopetan terbaru terjadi saat korban berangkat kerja dengan rute UI–Kalibata. Kereta mulai padat saat memasuki Stasiun Lenteng Agung, di mana korban mencurigai seorang pria yang berdiri sangat dekat dengan posisi tangan berada di atas korban serta mengeluarkan bau keringat menyengat.

Kecurigaan bertambah saat kereta berhenti di Stasiun Pasar Minggu, ketika dua pria lain naik dengan ciri mengenakan topi dan memiliki tato di lengan. Berdasarkan keterangan, korban berada dalam posisi diapit oleh tiga orang di tengah kondisi kereta yang sangat padat.

Baca Juga:https://thinkway.id/menteri-purbaya-mau-rokok-ilegal-diberi-pita-cukai-begini-respon-apti/

Diduga, aksi penyiletan tas terjadi di antara Stasiun Lenteng Agung hingga Pasar Minggu, saat situasi rush hour membuat korban tidak merasakan langsung kejadian tersebut. Tas korban baru diketahui telah tersilet saat turun di Stasiun Kalibata.

Kejadian ini terjadi di Gerbong 7 KA 1891, tepatnya di pintu paling belakang, pada rentang waktu 06.30–07.00 WIB. Pelapor berharap kejadian ini menjadi perhatian bersama agar penumpang KRL lebih waspada terhadap modus pencopetan serupa.(*)

 

Related Posts
Dinas Perkebunan Jambi Lirik Potensi Tembakau Rakyat

Potensi komoditi perkebunan tembakau (tobacco) di Provinsi Jambi, terutama di tiga daerah penghasil, seperti Kabupaten Merangin, Kota Sungai Penuh, dan Read more

Jejak Yap Kay Tjay, Pemburu Tembakau Asal Tiongkok

Ratusan tahun, penjelajah dari berbagai negara Eropa, Tiongkok, Jepang, Timur Tengah dan lain-lain berebut masuk di daratan nusantara. Mereka tertarik Read more

Kartunis 30 Negara Bakal Unjuk Gigi di Wisma Perdamaian

Semarang akan menjadi tuan rumah pameran kartun internasional bertajuk "International Tobacco Cartoon Exhibition 2017". Pameran ini merupakan agenda kerjasama Gold Read more

Rahasia Sigaret Kretek Lintingan Tangan Wanita

"Mengapa semua pelinting di sini adalah perempuan, bukan tidak ada maksud dan tujuan. Ada sentuhan berbeda dibanding dengan tangan laki-laki," Read more

Redaksi

About Author

You may also like

Potret

Dinas Perkebunan Jambi Lirik Potensi Tembakau Rakyat

Potensi komoditi perkebunan tembakau (tobacco) di Provinsi Jambi, terutama di tiga daerah penghasil, seperti Kabupaten Merangin, Kota Sungai Penuh, dan
Potret Tradisi

Jejak Yap Kay Tjay, Pemburu Tembakau Asal Tiongkok

Ratusan tahun, penjelajah dari berbagai negara Eropa, Tiongkok, Jepang, Timur Tengah dan lain-lain berebut masuk di daratan nusantara. Mereka tertarik