Instagram mengeluarkan beberapa kebijakan baru bagi pengguna. Yang pertama, Instagram melarang iklan beberapa produk termasuk rokok dan senjata. Kemudian, Instagram menghadirkan fitur untuk melawan bullying (perundungan).

Fitur yang akan mengawasi keterangan foto atau video yang dianggap menyerang (ofensif) diluncurkan mulai 16 Desember 2019. Fitur ini dibekali dengan kecerdasan buatan (AI) yang mampu mengenali berbagai bentuk perundungan verbal di Instagram.

Dikutip dari keterangan resminya, Instagram akan memberikan peringatan ke pengguna apabila ada caption yang dianggap bermasalah. “Mulai hari ini, kami akan memberikan nootifikasi bagi pengguna yang akan mengirimkan caption bernada ofensif, dan mendorong mereka untuk kembali mempertimbangkan kata-katanya,” kata Adam Mosseri dari Instagram.

Menurutnya, kecerdasan buatan yang dikembangkan oleh Instagram telah mampu mengenali kata-kata kasar dengan format yang sebelumnya pernah dilaporkan sebagai bentuk perundungan oleh pengguna lain. Pengguna bakal memiliki kesempatan untuk mengedit status sebelum mengunggah foto atau video.

Selain membatasi bullying, peringatan ini diharapkan membantu mengedukasi pengguna tentang apa yang tidak diperbolehkan di platform Instagram. Pengguna juga akan mengetahui ketika akun pengguna berisiko melanggar aturan Instagram, termasuk penyebaran berita palsu.

Instagram mengatakan fitur ini baru akan diluncurkan di negara-negara tertentu. Fitur akan diluncurkan secara global dalam beberapa bulan, termasuk di Indonesia.***

Sumber: Kadatada