PANEN raya tembakau di Kabupaten Temanggung tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Suasana panen di tengah pandemi Covid-19 membuat petani harap-harap cemas dengan hasil panennya agar bisa menjadi sumber penghasilan yang membahagiakan.

Kabar baiknya, kualitas tembakau yang dihasilkan jauh lebih menggembirakan ketimbang tahun lalu. Padahal, luasan perkebunan tembakau dalam masa tanam musim ini berkurang tak sedikit. Hanya satu harapan, pabrik menyerap dengan optimal dan memberikan harga yang layak bagi jerih payah petani selama menjaga tanamannya.

Tak tertinggal, doa pun dipanjatkan untuk mengawali panen raya yang diikuti perwakilan dari pedagang, pabrik rokok, dan petani.

Doa bersama yang berlangsung di Pendapa Jenar Kantor Bupati Temanggung, Senin (3/8/2020) malam, berlangsung cukup sederhana yang dihadiri kalangan terbatas sekitar 50 orang.

“Doa bersama untuk mengawali panen tembakau kali ini berlangsung cukup sederhana karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19, berbeda doa bersama tahun lalu yang diikuti ribuan orang di Alun-alun Temanggung,” kata Bupati Temanggung M Al Khadziq.

Ia menyampaikan urusan pertembakauan dari sejak menanam, berbudidaya sampai urusan perdagangan, urusan panen tembakau ini adalah hajat masyarakat Kabupaten Temanggung. Oleh karena itu karena ini adalah hajat masyarakat Temanggung maka ini juga menjadi hajat Pemkab Temanggung.

“Apa yang menjadi hajat rakyat itu juga menjadi hajat bagi pemerintah. Oleh karena itu karena rakyat semuanya sedang prihatin di tengah pandemi, maka berharap betul agar panen tembakau tahun ini betul-betul menjadi rezeki yang banyak. Di tengah situasi yang sedang sulit ini Pemkab Temanggung menyelengarakan doa bersama menghadirkan para tokoh pertembakauan, juragan-juragan tembakau, perwakilan pabrik, dan perwakilan petani,” katanya.

Ia menuturkan semua yang diundang di tempat ini untuk berdoa bersama agar panen tembakau tahun 2020 benar-benar menjadi rezeki yang banyak untuk seluruh masyarakat Kabupaten Temanggung.

“Karena bagus atau tidaknya harga tembakau itu juga ditentukan oleh semua pihak yang hadir di tempat ini, baik petani, pedagang, maupun perwakilan pabrik,” katanya.

Selain itu, doa bersama ini juga untuk mempererat sinergitas antarmasyarakat pertembakauan karena di tengah situasi Covid-19 yang serba sulit ini kalau tidak ada sinergitas, kalau masing-masing berjalan sendiri sendiri maka nanti akan kotra produktif bagi kepentingan masyarakat secara luas.

Musim panen tembakau kali ini terbilang baik dan sangat mendukung petani untuk memetik hasilnya, tanaman tembakau kualitasnya juga sangat bagus. Pihaknya telah menyampaikan ke pihak pabrik rokok agar tembakau Temanggung ini diberikan harga yang pantas sesuai dengan kualitasnya yang tinggi.

“Tetapi saya juga mohon pada masyarakat untuk terus menjaga kualitas tembakau Temanggung dan kemurnian tembakau Temanggung yang memang kualitasnya paling tinggi tersebut. Jangan dicampur dengan tembakau dari daerah lain karena nanti akan merusak kualitas tembakau asli temanggung,” katanya.

(berita ini disadur dari sumber Bisnis Indonesia)